Di penghujung tahun 2021 ini HMP PBI STKIP PGRI Pacitan kembali berhasil menyuguhkan kegiatan yang mengesankan dan menyenangkan. Tahun lalu kegiatan ini bernama English Virtual Camp 2.0, yang dilakukan secara virtual karena terikat oleh peraturan dan keterbatasan akses tatap muka protokol kesehatan Covid-19.
Tetapi berbeda dengan tahun ini, HMP PBI mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan secara offline walaupun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19 secara ketat. Karena konsep pelaksanaan yang berbeda, maka nama kegiatannya pun berbeda dan berubah menjadi English Camp 3.0. Tepat pada tanggal 22 dan 23 Desember 2021, English Camp merangkul adik-adik Sekolah Dasar untuk belajar bahasa Inggris dengan tema “Excavating Potency, Creativity, and Courage Through English Camp”, bertujuan untuk mengisi hari libur adik-adik SD dengan kegiatan bermanfaat. Selain itu dengan adanya kegiatan belajar bahasa Inggris di usia dini ini, HMP berusaha membantu pikiran anak untuk melihat dari sudut pandang lain dan mengekspresikan diri mereka, memberikan wadah untuk penyaluran kreativitas dan komunikasi anak untuk menyampaikan ide dan perasaan mereka, juga berusaha melatih anak untuk belajar menjalin relasi dengan teman baru.
Dengan adanya ketetapan dan demi menjaga kedisiplinan protokol kesehatan Covid-19 maka panitia kegiatan membatasi jumlah peserta menjadi 40 kuota, 20 kuota peserta untuk siswa kelas 1, 2, dan 3, 20 kuota peserta lainnya untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 SD. Kegiatan ini dilaksanakan di dua ruang kelas gedung H lantai satu STKIP PGRI Pacitan.
Kegiatan EC 3.0 ini berlangsung selama dua hari. Hari pertama diawali dengan pembukaan kegiatan dengan beberapa sambutan di dalamnya, lalu dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris yang berdurasi selama 1 jam 45 menit dari pukul 14.00 hingga 15.45, terdiri dari pemberian materi, ice breaking, serta penugasan. Hari pertama di ruang 35, digunakan untuk pemberian materi Fruits and Vegetablesbagi siswa kelas 1, 2, 3, oleh kak Agung Wibowo, mahasiswa prodi PBI semester 3, dan dibantu oleh pamongnya yaitu kak Endang dan kak Dzi. Dua puluh peserta lainnya dari kelas 4, 5, 6 menempati ruang 37, yang diberi materi Command and Request Sentence oleh kak Wisnu Ariyani, mahasiswa Prodi PBI semester 5, dibantu pamongnya yaitu kak Resi dan kak Wulan. Setelah pemberian materi, siswa-siswi kemudian akan diberikan ice breaking dan beberapa games oleh kak Irma dan kak wahyu selama 30 menit secara outdoor di halaman masjid kampus, sebagai brain refreshing. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan terakhir yaitu penugasan. Penugasan kelas 1, 2, 3, diisi dengan mewarnai, sedangkan kelas 4, 5, 6, diisi dengan reading and speaking.
Hari kedua, materi Animals untuk siswa kelas 1, 2, 3, diberikan oleh kak Meilisa, mahasiswa Prodi PBI semester 5, yang dibantu dengan pamongnya kak Mutiara dan kak Brama. Kelas 4, 5, 6, diberikan materi Daily Activities oleh kak Ucik Intan, mahasiswa prodi PBI semester 3, dan dibantu oleh pamongnya yaitu kak Bagas dan kak Ani. Kemudian dilanjutkan outdoor ice breaking untuk masing-masing kelas oleh kak Ely dan kak Risma.
Di hari terakhir kegiatan, panitia bersama dengan ibu Chusna Apriyanti, S.S., M.Pd.B.I., selaku Kaprodi PBI dan ibu Dwi Rahayu, S.S., M.Pd., selaku dosen pembimbing, kembali memberikan awards untuk para peserta favorite dan peserta terbaik EC 3.0.
Kegiatan tampak berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Terlihat dari ekspresi para peserta juga para orang tua peserta yang sangat berantusias.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh panitia English Camp 3.0 yang sudah memfasilitasi putra-putri kami untuk turut serta belajar Bahasa Inggris. Sungguh program yang sangat menarik, karena dapat mengenalkan anak-anak tentang bahasa lain dari benda-benda yang ada di sekitarnya dengan cara yang menyenangkan, bahkan tanpa disadari oleh peserta mereka sesungguhnya sedang belajar. Sepulang dari program English Camp 3.0, tak henti anak saya bercerita bahkan jadi bertanya tentang kosakata benda dalam Bahasa Inggris. Sungguh suatu kemajuan yang luar biasa. Kami sangat berharap program ini dapat terus terlaksana secara kontinyu hadir untuk para pembelajar pemula. Sangat kami nantikan program selanjutnya. Sekali lagi terimakasih dan semangat selalu,” tanggapan orang tua Aulia D’syawl Wibowo, salah satu peserta EC 3.0.